Sebagai orang tua, wajar jika terkadang
kita seringkali mengeluh ketika anak
sedang bermasalah, atau sedang nakal-nakalnya.
Misalnya, ketika dinasehati selalu bandel, berani sama orang tua, disuruh sholat selalu ngeles dan sebagainya. Tanpa kita sadari justru kita menyalahkan anak-anak ketika ada masalah dengan mereka.
Akibatnya emosi kita semakin tidak
terkontrol, tangan melayang ke badan mereka tak terasa. Saya menemukan resep menarik dari Founder SEFT (Spiritual
Emotional Freedom Technique) Ahmad Faiz Zainuddin.
Ia memberikan tips untuk mengatasi masalah dengan anak yaitu :
Ia memberikan tips untuk mengatasi masalah dengan anak yaitu :
1. Perbaiki
hubungan kita dengan Tuhan (ALLAH)
Ketika kita menduakan perintah-perintah
Allah, Allah akan menegur kita sebagai bentuk sayangnya Allah kepada kita.
Seringkali kita tidak sadar jika ditegur melalui sakit, rizki yang banyak dan
yang lain. Maka Allah akan menegur kita melalui anak kita. Maka dari itu,
sebelum menerapi anak kita yang bermasalah kita terapi dulu diri kita dengan
memperbaiki hubungan kita dengan ALLAH.
2.
Perbaiki hubungan kita dengan orang tua kita
Sabda nabi, “ridha allah bergantung pada
ridha kedua orang tua, dan kemurkaan allah bergantung kepada kemurkaan orang
tua”. Dari sabda nabi tersebut, apabila kita sering menyakiti orang tua Allah
tidak rela, walaupun kadang ketika kita hanya menyampaikan permintaan maaf
bahasa orang tua kita sudah saya maafkan nak.
Bentuk ketidakrelaan Allah itu bisa jadi dilewatkan anak-anak kita. Untuk itu, kita harus membuat hubangan kita dengan orang tua menjadi lebih baik, agar Allah membaikkan hubungan kita dengan anak kita dengan sendirinya.
Bentuk ketidakrelaan Allah itu bisa jadi dilewatkan anak-anak kita. Untuk itu, kita harus membuat hubangan kita dengan orang tua menjadi lebih baik, agar Allah membaikkan hubungan kita dengan anak kita dengan sendirinya.
3.
Perbaiki hubungan kita dengan pasangan
Kita menasehati kemudian dibantah, kita
merasa sakit hati. Pernahkah kita merasa menyakiti hati pasangan kita ketika
sedang berkomunikasi dengannya? Untuk itulah pentingnya memperbaiki hubungan
kita dengan pasangan. Jika kita sebagai tauladan bagi anak-anak saja kita tidak
bisa saling menghormati bagaimana kita bisa menuntut anak kita untuk
menghormati kita.
Dengan memperbaiki hubungan kita dengan pasangan, anak akan meningkatkan kepercayaan kepada kita hingga berubah menghormati kita. Kalau tingkat kepercayaan anak dengan kita meningkat, ketika kita menasehati niscaya akan didengarkan.
Dengan memperbaiki hubungan kita dengan pasangan, anak akan meningkatkan kepercayaan kepada kita hingga berubah menghormati kita. Kalau tingkat kepercayaan anak dengan kita meningkat, ketika kita menasehati niscaya akan didengarkan.
4.
Perbaiki hubungan kita dengan anak kita yang sedang bermasalah
Jika dengan Allah, Orang tua dan pasangan
sudah kita perbaiki saatnya memperbaiki hubungan dengan anak kita yang
bermasalah. Kalau sebelumnya kita kurang memperhatikan anak kita yang
bermasalah saatnya memberikan perhatian khusus secara intensif.
5.
Perhatikan hubungan kita dengan semua orang
Dan yang terakhir, mari kita tengok hubungan
kita dengan semua orang. Bagaimana kita memperlakukan orang, apakah kita
memperlakukan orang dengan baik jika kita sedang butuh dengan orang yang
bersangkutan atau kita selalu memperlakukan baik kepada siapa saja tanpa
memandang bahwa orang itu yang anda butuhkan atau bukan.
Jika kita masih memperlakukan orang lain dengan semau kita, pastilah Allah tidak rela. Bentuk ketidakrelaan Allah itu bisa berupa berbagai macam hal. Bisa jadi kita tidak dipercaya banyak orang, rezeki seret juga bisa berupa anak kita bermasalah (anak nakal). Untuk memperbaikinya, mulailah perlakukan semua orang dengan baik, baik itu tukang sapu, satpam, sampai pejabat sekalipun.
Jika kita masih memperlakukan orang lain dengan semau kita, pastilah Allah tidak rela. Bentuk ketidakrelaan Allah itu bisa berupa berbagai macam hal. Bisa jadi kita tidak dipercaya banyak orang, rezeki seret juga bisa berupa anak kita bermasalah (anak nakal). Untuk memperbaikinya, mulailah perlakukan semua orang dengan baik, baik itu tukang sapu, satpam, sampai pejabat sekalipun.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar